Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat

Cindy, itulah wanita yang selalu ada dalam pikiran Sandy, karena setiap saat dan setiap detik Sandy selalu memikirkannya karena Sandy merasakan perasaan yang berbeda dari wanita manapun. Ketika ia  bertatap muka hatinya selalu bergetar. Cindy merupakan gadis yang cantik, cerdas, pintar, lugu dan pendiam, sedangkan Sandy seorang laki-laki yang cerdas, walaupun ia nakal di sekolahnya. Suatu hari ketika di sekolah Sandy sedang berada didepan pintu sambil berbicara dengan temannya, tiba-tiba Cindy lewat hati Sandy pun tidak karuan dan dengan berani ia memberikan ucapan salam kepada Cindy.

“ Selamat pagi Cindy”. Tetapi Cindy tidak membalas ucapan Sandy dan ia terus berjalan tanpa melihat wajah Sandy, itu malah membuat Sandy semakin tertarik dengan Cindy. Esoknya lagi Sandy melakukan hal yang sama, tetapi Cindy masih mengabaikannya. Dan saat yang ketiga kalinya, alangkah terkejutnya Sandy, ketika Cindy memberikan senyuman kepada Sandy dan senyuman itu menjadi kenangan dalam hati Sandy. Saat istirahat, Sandy menuju kelas Cindy dan secara diam-diam Sandy meminta bantuan kepada teman ceweknya untuk memintakan no. hpnya Cindy.

“ Hai Rin, “ aku boleh minta bantuan ke kamu gak??.

“ Hai juga San, boleh aja, emang bantuan apa cie?

“ Gini Rin, aku minta tolong aku kasih no.hpnya Cindy, karena aku ingin berkenalan dengan dia.”

“ Oh, Cindy. aku punya, tapi kan dia orangnya pendiam.

“ Iya sih, aku tahu. tapi gak tahu hatiku selalu bergetar saat aku melihat dia, aku juga gak tahu perasaanku ini.

“ Jangan-jangan kamu ada rasa ya sama dia.

“ Aku juga gak tahu Rin, mana no.hpnya aku minta”.

“ Sabar dong San, nie aku kasih no. hpnya Cindy, moga sukses ya kamu!”.

“ Thanks ya”.

Malamnya Sandy mencoba miscall Cindy, hp Cindy pun bunyi dan bergetar sebentar saja. Akhirnya Sandy menelpon Cindy, ketika diangkat Cindy berkata “ Maaf ini siapa ya”, tapi Sandy langsung mematikan hpnya dengan hati yang senang. Karena ia mendengar sendiri suara Cindy yang begitu halus dan sopan sehingga membuat hati Sandy semakin tambah bergetar. Lalu ia mulai sms Cindy dengan menanyakan kabarnya, kemudian Cindy pun membalas sms. Sandy pun semakin tertarik dengan Cindy walaupun ia tidak bisa tidur karena memikirkan Cindy. Esoknya Sandy bertemu lagi di sekolah dengan Cindy dan menyapanya “ pagi, Cindy”. dan alangkah terkejutnya ketika Cindy membalas sapaan Sandy dengan senyum manisnya itu. Malamnya Sandy pun sms Cindy untuk berkenalan dan berteman. Pertamanya sich Sandy belum mengaku, karena ia takut ketika ia jujur, ia tidak bisa berteman dengan Cindy. Dan dengan hati Cindy yang baik ia mau berteman dengan Sandy dengan nama samaran lain yaitu Toni. Pertemanan itu menjadi pertemanan yang sangat akrab walau hanya lewat sms dan Sandy mulai mengenal Cindy lebih dalam lagi.

Saat di sekolah, Dani sahabat Sandy tiba-tiba menceritakan perasaannya, bahwa selama ini ia menyukai Cindy. Alangkah terkejutnya ketika Sandy mendengar perkataan Dani yang ternyata diam-diam juga mencintai Cindy dan minta agar Sandy membantu untuk mendapatkannya. Dengan perasaan dilema Sandy bingung siapa yang akan dipilih, apakah sahabat atau gadis yang dicintainya. Ia melamun dan terus memikirkannya, tiba-tiba Dani menepuk bahunya.

“ Ow San, kenapa kamu melamun. Bantuin aku ya, please kamu kan sahabatku, tolong ya”.

“ Oke deh. Aku mau bantuin kamu.” Jawab Sandy, wajah yang dilema.

Karena Sandy sudah mengenal Cindy lebih dalam, baik apa yang di sukai dan yang tidak di sukai. Jadi, dengan terpaksa ia memberikan semuanya kepada Dani, karena Dani merupakan sahabat yang begitu akrab bagi Sandy dan sudah sepantasnya sebagai sahabat ia juga membantu, walaupun kedua-keduanya sama-sama mencintai seorang gadis yang sama. Keesokannya Dani melakukan apa yang di suruh Sandy. Pertama-tama Cindy menghiraukannya, tapi dengan semangat Dani terus berusaha. Malamnya Cindy pun curhat kepada Toni, bahwa ia di dekati Dani, salah seorang temannya di srol dan meminta saran kepada Toni apa yang harus ia lakukan. Dengan perasaan sedih Toni atau Sandy menyarankan agar ia dekat dengan Dani, tapi harus perhatikan dulu apakah ia orang baik atau bukan. Cindy pun juga mengikuti sarannya.

Setelah satu bulan lamanya, akhirnya hati Sandy pun mulai luluh terhadap Dani, sehingga Dani bahagia karena Cindy mau berteman dan usahanya tidak sia-sia. Dani pun menceritakan semuanya kepada sahabatnya.

“ Hai San, akhirnya Cindy mau berteman dengan aku”

“ Apa benar Dan”.

“ Iya. Semua itu berkat kamu San. Kalau gak ada kamu pasti aku gak bisa sedekat ini dengan Cindy.”

“ Ah kamu bisa aja. aku kan sahabat kamu. jadi tidak ada salahnya seorang sahabat membantu sahabatnya juga.”

“ Thanks ya. kamu emang sahabat aku. Tapi aku boleh tanya gak?.”

“ Boleh aja, emang mau tanya apa.

“ Kenapa kamu kok tahu sich tentang Cindy, mulai dari yang disukai atau pun yang gak disukai, pokoknya segalanya deh”.

“ Owh itu semua kebetulan kok, gak tahu kok bisa pas ya” Jawab Sandy dengan wajah kebingungan.

“ Tapi menurutku gak begitu deh,” balas Dani dengan sedikit mencurigai Sandy.

“ Alah gak usah dibahas lagi, yang penting kamu dah bisa dekat dengan Cindy kan,” Jawab Sandy dengan mengalihkan pembicaraan.

Dua Minggu kemudian Dani dan Cindy jadian, mereka jadian tanpa sepengetahuan Sandy kalau mereka berkencan di suatu tempat.

“ Cin, Apakah benar kamu mencintaiku?”

“ Aku memang mencintaimu Dan. Apakah kamu meragukan cintaku.”

“ Nggak, bukannya begitu, tapi apakah kamu benar-benar tulus “ tanya Dani “ dengan perasaan ragu.

“ Aku memang tulus mencintaimu atau kamu yang tidak tulus mencintaiku.”

“ Aku sangat mencintaimu Cindy,” Jawab Dany dengan meyakinkan Cindy.

“ Aku senang bisa mendapatkan kamu, karena itu semua berkat sahabatku Sandy,” dia yang membantuku mulai dari yang kamu suka dan yang tidak kamu suka.

Cindy terkejut dalam hatinya, ia bertanya-tanya apakah Toni itu sebenarnya Sandy.

“ Cin, kamu kenapa kok bengong.” tanya Dani.

“ Ah gak apa-apa.” Cindy menjawab dengan nada lirih.

Cindy masih berfikir apakah benar bahwa selama ini Toni adalah Sandy.

“ Dan, emang dah berapa lama U sahabatan ma Sandy.”

“ Aku sudah 6 tahun bersahabat dengan dia,” emang kenapa? Jawab Dani dengan bertanya.”

“ Ah gak pa pa, berarti kalian dah akrab banget ya.”

“ Ya bisa di bilang begitu”

Keesokannya Cindy menemui Sandy sepulang sekolah tanpa sepengetahuan Dani.

“ Sandy, tunggu.” Sandy menoleh dan terkejut ketika yang memanggil adalah Cindy, tapi Sandy malah mempercepat langkah kakinya dan tiba-tiba Cindy menarik tas Sandy.

“ Sandy, tunggu.”kenapa kamu lari aku.” tanya Cindy dengan nada tinggi.

“ Aku harus pergi karena urusan mendadak.”

“ San, kenapa kamu harus berbohong?

“ Apa maksud kamu Cindy.” Jawab Sandy dengan wajah heran.

“ Kenapa kamu gak ngaku kalau kamu adalah Toni dan sampai sekarang kamu diam saja, kenapa!.”

“ Apa maksudmu Cin?”

“ Aku tahu sekarang kalau kamu adalah Toni. Sandy pun terdiam saja.

“ Kenapa San, kamu gak bisa jawab kan, berarti benar kalau kamu adalah Toni.

“ Kenapa kamu selama ini diam San, kenapa.”

“ Karena aku mencintaimu Cin”. Bentak Sandy. Cindy pun kaget mendengar kata-kata Sandy.

“ Tapi kenapa kamu bilang sekarang,” tanya Cindy sambil menangis.

“ Karena aku gak mau menyakiti perasaanmu dan sahabatku. Jadi inilah yang bisa aku lakukan.

“ San. sebenarnya dari dulu aku juga cinta kamu, tapi aku takut mengatakannya.” Sandy pun kaget kalau selama ini Cindy juga mencintainya.

“ Tapi inilah cara yang baik bagi kita, karena aku gak mau menyakiti sahabatku. Jadi tolong bahagiakan sahabatku, lagipula bagiku cinta tak harus memiliki.”

“ Baiklah kalau itu yang kamu mau, aku harap ini akan menjadi rahasia kita berdua.” jawab Cindy sambil meneteskan air mata.

Akhirnya mereka pulang dengan air mata yang menetes bercampur dengan perasaan yang sedih.

Esoknya Dany mengenalkan Cindy kepada Sandy, mereka berdua berkenalan tanpa ada rasa curiga dari Dany. Karena sebelumnya Sandy berpesan agar Cindy bisa mencintai Dany dengan tulus. Dan Cindy pun mencoba mencintai Dany dengan tulus, karena menurut Sandy cinta tak harus memiliki.

Sehingga mereka bertiga menjadi berteman baik. Dany dan Cindy pacaran dan bersahabat baik dengan Sandy tanpa memberitahukan masalah yang sebenarnya kepada Dany, bahwa sebenarnya Sandy dan Cindy saling mencintai dulunya.

14 thoughts on “Antara Cinta Dan Sahabat

  1. salam pagiii met kenal aja dari bri🙂
    cindy sandy love story
    smoga bisa bersahabat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s